Curug Muara Jaya Majalengka

Menjelajahi Curug Muara Jaya, Majalengka

Majalengka mungkin merupakan daerah yang tidak dikenal di Jawa Barat. Meskipun memiliki tempat-tempat ikonik dan khas seperti Gunung Ciremai dan Pusat Kerajinan Tanah Liat, masih ada banyak wisatawan yang tidak tahu barang-barang wisata apa yang tersedia di Majalengka. Majalengka sebenarnya adalah tempat yang indah dengan banyak tempat wisata potensial. Namun, masih kurang terekspos dan diketahui wisatawan.

Salah satu objek menarik untuk dikunjungi di Majalengka adalah Curug Muara Jaya. Curug dalam bahasa Sunda berarti air terjun, jadi wisata ini adalah wisata air. Lokasi air terjun Muara Jaya berada tepat di kaki Gunung Ciremai, sehingga iklim dan suasananya tetap indah dan alami. Apakah Anda sudah penasaran dengan Curug Muara Jaya? Ayo jelajahi!

Seperti air terjun besar pada umumnya, Muara Jaya Curug juga seolah menjadi ikon wisata di kaki Gunung Ciremai. Dilihat dari administrasi dan fasilitas yang tersedia di Curug Muara Jaya.

Setelah berkendara sekitar 1,5 jam dari kota Cirebon, setelah melewati teras Panyaweuyan, saya akhirnya tiba di Curug Muara Jaya sekitar pukul 09:00. Udara segar di kaki gunung membuat suasana penjelajahan kali ini berbeda dengan penjelajahan lainnya, plus pemandangan Gunung Ciremai juga terlihat dari lokasi Curug Muara Jaya.

Setelah membayar tiket dan melewati jendela, ada tanda arah ke air terjun. Saya hanya perlu berjalan sekitar 3 menit sebelum akhirnya menemukan tangga yang menuju ke air terjun. Setelah hujan, jalan menuju air terjun cukup licin, tapi itu bukan masalah besar, karena di air terjun Muara Jaya, langkah-langkah bersih telah dibangun, sehingga pengunjung tidak kesulitan berjalan ke air terjun. Jika tidak ada tangga, tentu saja akan sangat licin, karena medannya cukup curam dan turun ke jurang di bawah.

Setelah menuruni tangga, saya mencapai air terjun pertama. Untungnya, karena saya berkunjung pada hari Senin pagi, daerah Muara Jaya Curug masih kosong oleh pengunjung, jadi sepertinya ada air terjun pribadi! Angin di daerah air terjun cukup kuat, sehingga percikan air di sekitar air terjun menghasilkan efek seperti gerimis. Menyegarkan! Kemudian, jika kita melanjutkan perjalanan sekitar 3 menit dari air terjun pertama, kita akan menemukan air terjun utama di Curug Muara Jaya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 60 m.

Akses, fasilitas, dan pintu masuk

Akses menuju air terjun Muara Jaya cukup rumit, jaraknya cukup besar jika Anda memulai perjalanan dari kota Cirebon. Sekitar 83 km dari kota Cirebon, 48 km dari Bandara Internasional Kertajati dan 23 km dari Kabupaten Majalengka. Setelah melewati jalan provinsi dan pedesaan, kita akan tiba di air terjun Muara Jaya. Persiapkan dan periksa kendaraan yang pertama kali Anda bawa ke air terjun Muara Jaya, sehingga Anda dapat tetap aman dan dapat melakukan perjalanan dengan aman.

Manajemen dan pemeliharaan fasilitas tampaknya juga bekerja dengan baik, mulai dari manajemen tiket hingga tata letak jalan atau trek yang cukup bagus. Tetapi ada hal-hal yang perlu diperhatikan, yaitu dalam kaitannya dengan pengelolaan sampah, karena di beberapa bagian air terjun, ada sampah berserakan. Terlepas dari kenyataan bahwa pemerintah telah menyediakan wadah sampah di banyak sudut, masih banyak wisatawan yang tidak peduli dengan lingkungan alam.

Harga tiket untuk wisatawan yang mengunjungi air terjun Muara Jaya adalah Rp. 15.000 per orang, dan untuk anak di bawah 10 hanya Rp. 10.000 saja. Juga, bagi Anda yang ingin berkemah, Anda juga dapat membayar Rp. 20.000 per orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *